50 Puisi Cinta Terbaik (Bagian 1)

Dari Kami Sajak Cinta, Syair yang akan Mewaktu Oleh Dedy Tri Riyadi Masinis LOKOMOTEKS Semula niat kami adalah menyusun daftar ini lewat apa yang kami sebut Pemilihan Umum Sajak Cinta Indonesia. Kami berharap pembaca sebanyak-banyaknya mengusulkan masing-masing lima sajak cinta terbaik versi mereka masing-masing. Dari usulan-usulan itu kami akan menyusun 100 sajak untuk dipilih 25 … More 50 Puisi Cinta Terbaik (Bagian 1)

LOKOMOTEKS edisi 4 / Juli 2017: Pengungsi ✓

KITA adalah pengungsi, ketika kita terpaksa atau dipaksa meninggalkan tempat kita berada. Mungkin oleh bencana, atau perang, rasa bosan, sakit hati, pokoknya kekuatan apapun yang tak bisa kita lawan.  Pengungsi adalah orang yang terusir. Itu sajakah? Tidak, LOKOMOTEKS ingin puisi-puisi yang menafsirkan kepengungsian itu jauh lebih luas, lebih dalam daripada itu. Mari, kita mengungsi!

LOKOMOTEKS Edisi 3 / Juni 2017: Ode bagi Diri Sendiri

  Dari Kami  Dari Kami: Cermin, Stiker, dan Sudah Puisikah Anda? Oleh Dedy Tri Riyadi Everything’s mine but just on loan, nothing for the memory to hold, though mine as long as I look. (Travel Elegy, Wizlawa Szymborska) PADA zaman stiker begitu berjaya untuk ditempel pada cermin, salah satu yang paling sering dilihat adalah stiker … More LOKOMOTEKS Edisi 3 / Juni 2017: Ode bagi Diri Sendiri

Lokomoteks Edisi 2 / Mei 2017: Menafsir Joko Pinurbo

Dari Kami Merayakan Joko Pinurbo Oleh Dedy Tri Riyadi MERAYAKAN Joko Pinurbo adalah merayakan puisi Indonesia hari-hari ini. Kemana pun mata kita memandang di negeri puisi kita hari ini, tak bisa kita untuk tak terpandang pada sajak penyair yang bermukim di Yogyakarta ini. Joko Pinurbo berdiri, duduk, tegak, atau berjalan dengan langkah tegas tapi santai dan … More Lokomoteks Edisi 2 / Mei 2017: Menafsir Joko Pinurbo

Lokomoteks Edisi 1 /April 2017: Ngiau!

  Dari Kami Ngiau!  Suatu gang panjang menuju lumpur dan terang tubuhku mengapa panjang. Seekor kucing menjinjit tikus yang menggelepar tengkuknya. Seorang perempuan dan seorang lelaki bergigitan. Yang mana kucing yang mana tikusnya? (Ngiau, Sutardji Calzoum Bachri, dalam kumpulan sajak O, 1973) Dengan mengucapkan: Ngiau, maka berangkatlah gerbong pertama LOKOMOTEKS!  Ya, inilah edisi perdana majalah … More Lokomoteks Edisi 1 /April 2017: Ngiau!

Edisi Percobaan / Maret 2017

Dari Kami: Berangkat! Semoga kami tidak buru-buru. Tapi inilah LOKOMOTEKS, jurnal sastra bulanan yang kami selenggarakan untuk “menggerakkan sastra Indonesia”. Tentu saja sastra kita terus bergerak, berkembang, mencapai tempat-tempat yang tak terbayangkan sebelumnya. Dan kami ingin membuka “jalan yang lain” bagi pergerakan itu.  Pergerakan itu sudah membawa sastra kita sampai di mana? Pertanyaan sederhana ini penting, tapi … More Edisi Percobaan / Maret 2017