A. Muttaqin – Dolano

A. Muttaqin
Dolano

-untuk Abban A Dawann

Kuntul kayu, bawa aku ke bumi lain. di bumi ini, burung-burung
begitu berat. Tak bisa menerbangkan aku ke taman teduh, di mana
hari-hari hanyalah pagi, dan kuda odong-odong mengangguk-
angguk sendiri, bukan lantaran dijejak kaki.
Bersama empat kuda odong-odong aku akan menyelam lubuk
laut dan bermain perang-perangan bersama ikan, cumi, keong dan
kepiting. Ular yang ikut aku ajak. Juga curut dan coro laut. Sebab di sini, curut
dan coro pemalu dan kotor. Mereka suka bersembunyi dan asyik
sendiri. Tak bisa diajak mandi bola atau kubonceng sama sepeda.
Padahal sepedaku kecil. Di keranjangnya ada kancil mungil. Rodanya
pun empat. Tapi seperti tikus, coro dan curut tetap tak mau ikut.
Angsa bulu, seberangkan aku ke bumi lain. Yang langitnya rendah
dan berwarna cerah. Tidak seperti langit yang ini. Tinggi dan tak
tergapai. Padahal aku ingin mengajak kembang langit bermain
denganku. Seperti teman kembang yang kujumpai dalam mimpi.
Dalam mimpiku, semua bermain denganku. Kupu-kupu bermain
denganku. Kucing dan anjing bermain denganku. Juga trewelu.
Juga pohon dan rumput hijau. Matahari pun merunduk dan
menebar permen warna-warni. Puji Tuhan, batu-batu dan tanah
juga bermain denganku. Mereka jadi lembek jika aku terjatuh.
Rumah-rumah mengecil dan bermain denganku. Es krim bermain
denganku. Roti dan selai stroberi bermain denganku. Meja dan
kursi bermain denganku. Mereka semua bermain denganku.
Ayah dan bunda juga selalu bermain denganku. Mereka seperti
teman sepantaranku. Makhluk-makhluk bersayap lalu datang
dengan kereta kelinci. Mereka membawa aku terbang ke sana
ke mari. Aku pun terbang berbalut cahaya warna-warni…

2013

Iklan