Edgar Allan Poe – Sebuah Mimpi

Edgar Allan Poe
Sebuah Mimpi

Memandang gelapnya malam
aku mimpikan sukacita berjalan –
namun membangunkan mimpi akan hidup dan cahaya
meninggalkanku dengan hati terbelah.

Ah! Apa yang bukan mimpi dibuat hari
Bagi dia yang matanya terus mencari
pada hal-hal di sekitarnya dengan sinaran
yang berbalik pada semua kenangan?

Mimpi suci itu – mimpi suci itu,
jika seluruh dunia sedang berduka
dengan pendar yang hangat ia menghiburku
memandu jiwa yang sepi dan terpisah

Betapa sinaran, tembusi badai dan malam
bergetar dari jauhan —
Bagaimana bisa didapat terang yang lebih murni
dalam bintang hari Kebenaran?

 

Terjemahan bebas dari A Dream karya Edgar Allan Poe

 

 

Iklan