Jorge Luis Borges: Kepada Seekor Kucing

Jorge Luis Borges
Kepada Seekor Kucing

Cermin tidak lebih hening
begitu pun fajar yang
merayap tidak lebih rahasia
Di bawah sinar bulan,
kau tampak harimau kumbang
dari kejauhan

sebagaimana hukum ilahi
yang tak dapat dijelaskan
kami pun sia-sia mencarimu;
kau bahkan lebih jauh dari Gangga
atau matahari yang terbenam
kau: kesendirian, juga rahasia.

Pangkal pahamu pernah
membiarkan belaiku
berlama-lama
kau telah diterima
bahkan sejak di sama lalu yang terlupa
cinta dari tangan yang curiga

Kau kini milik masa yang lain.
Kaulah raja dari tempat yang disekap
seperti mimpi.

 

Diterjemahkan oleh Sofyan RH Zaid & Nila Hapsari


 

jorge_luis_borges_por_paola_agosti[1]

Jorge Luis Borges (24 Agustus1899 – 14 Juni 1986) adalah seorang penulis Argentina yang dianggap salah satu tokoh sastra terbesar dari abad 20. Lebih dikenal sebagai penulis cerita pendek dan esai fiktif. Borges juga seorang penyair, kritikus, dan penerjemah.
Borges dibesarkan di distrik Palermo, Buenos Aires. Keluarganya, yang telah terkenal dalam sejarah Argentina, termasuk keturunan Inggris, dia belajar bahasa Inggris sebelum Spanyol. Di bawah stimulus konstan dan contoh ayahnya. Borges muda dari tahun-tahun awal diakui bahwa ia ditakdirkan untuk berkarir sastra.
Pada tahun 1914, menjelang Perang Dunia I, Borges dibawa oleh keluarganya ke Jenewa dan menerima gelar B.A. dari College de Genève. Pada tahun 1919, keluarganya menghabiskan satu tahun di Majorca dan satu tahun di daratan Spanyol, di mana Borges bergabung dengan penulis muda dari gerakan Ultraist, kelompok yang memberontak terhadap apa yang dianggap sebagai dekadensi penulis mapan dari Generasi 1898. (Arco Transept) 

 

Iklan