Kobayashi Issa: Haiku Kucing

Kobayashi Issa
Haiku Kucing

setelah bangun
kucing menguap pergi
untuk bercinta

Diterjemahkan oleh Sofyan RH. Zaid dan Nila Hapsari


issa_360x450Kobayashi Issa (Kashiwabara, Shinano, 15 Juni 1763 – 5 Januari 1828), adalah seorang penyair dan pendeta Buddha Jōdo Shinshū asal Jepang yang dikenal karena jurnal dan puisi haiku-nya. Dia adalah penyair Jepang abad ke delapan belas, dan salah satu penyair haiku yang paling digemari. Haiku adalah salah satu jenis puisi Jepang yang dianggap sebagai puisi pendek dan berasal dari permainan haikai no renga yaitu permainan puisi berantai, kemudian direvisi akhir abad ke-19 oleh Masaoka Shiki dari jenis puisi hokku yang lebih tua. Hokku tradisional terdiri dari 17 suku kata dengan pola 5-7-5.

Kehidupan Issa penuh dengan kesengsaraan. Kehilangan ibunya saat masih kecil, ibu tirinya memperlakukannya dengan kejam, dia hidup miskin, anak-anaknya meninggal dan perkawinannya dengan istri keduanya tak bahagia.

Salah satu koleksi haiku yang terkenal adalah Oragaharu, konon ditulis sejak dia masih anak-anak. Pada 1777, dalam usianya yang ke-14, dia dikirim ke Edo (sekarang Tokyo) untuk mempelajari haiku di bawah bimbingan penyair Mizoguchio Sogan dan Norokuan Chikua. Karya-karya Issa mendapat perhatian dari Seibi Natsume, yang kemudian menjadi patronnya.

Nama aslinya Issa adalah Kobayashi Nobyuki atau kadang disebut juga Kobayashi Yataro. Pada 1793 dia mengambil nama pena Issa yang artinya Cangkir Teh, dan mulai berkeliling Jepang bagian barat-daya. Setelah itu dia mempublikasikan koleksi sajak Tabishui (1795). Issa tinggal di beberapa tempat, antara lain di Kyoto, Osaka, Nagasaki, Matsuyama dan kota-kota lainnya. Pada 1810-an dia pulang ke Kashiwabara dan di sana dia terkenal sebagai pujangga haiku besar di Shinano.

Dalam puisi-puisinya, Issa menggunakan dialek dan bahasa sehari-hari saat menggambarkan kehidupan petani Shinshu dan peristiwa sehari-hari. Dengan mengakui kebimbangan dan kesepiannya dalam haiku yang sangat personal, puisi-puisi Issa juga memberikann hiburan untuk pembacanya dari generasi ke generasi.

Issa adalah penulis yang prolifik di bidang puisi dan prosa. Sepanjang hidupnya Issa menulis lebih dari 20.000 haiku. (Arco Transept)

Iklan