Leopold Sedar Senghor – Mendekap Wajah Hitam

Leopold Sedar Senghor
Mendekap Wajah Hitam

 

Kau dekap wajah hitam pejuang dengan kedua tangankau
Yang seakan bercahaya karena temaram datang
Dari atas bukit kupandang matahari tenggelam dalm teluk matakau
Kapan lagi aku bisa melihat negeriku, kakilangit sejati dari wajahkau,
Kapan lagi aku bisa duduk di atas meja tetekkau yang hitam?
Kini tekad manis bersarang di bawah bayangan
Bakal kulihat langit lain dan segala mata yng berbeda
Dan bakal mereguk dari bibir lain, lebih segar dari limau
Kan tidur aku di bawah atau rambut lain, terlindung dari topan
Dan bila tahun-tahun datang, bila tuak musim bunga menyala segar dalam urat darahku,
Kan kuratapkan lagi rumahku, dan hujan matakau yang bercucuran di atas hausnya padang savannah.

Iklan