Puisi Mao Yang: Sajak Potret Diri Mao

Mao Yang
Sajak Potret Diri Mao

Suaraku seperti raungan keras ombak laut lepas yang berujung di pantai terbuka.

Kedua mataku lubang-lubang hitam begitu dalam, juga besar mengincar segala peristiwa yang terjadi di dunia dan mengelilinginya untuk diisap, ditarik dengan daya yang besar, lalu dihitung.

Kedua tanganku seperti garis-garis awal seniman yang kasar pada sebuah sketsa, ia akan diisi dengan aneka cerita darimana saja aku telah ada dan aku akan berada.

Ujung-ujung jemariku semacam spidol warna yang terus menulis dan berbagi pesan perdamaian, cinta, kasih, dan hal-hal positif agar dunia bisa melihatnya.

Lenganku tempat singgah menjaga dan menenangkan mereka yang sangat kucinta.

Kulitku sewarna kulit pisang dan lembut untuk kausentuh.

Hatiku memegang teguh cinta, kebaikan, dan kasih
yang begitu murni seperti butir air yang memercik dari air terjun.

Aku hidup di tengah dunia yang gelap dan tergagap
tapi aku beroleh kekuatan dan harapan untuk berdamai melalui cinta yang kurasakan dari sekitarku setiap hari.

Mao Yang,

Teks asli:

Mao Yang
Mao’s Self-Portrait Poem

My voice is like the loud roar of an ocean’s tide finally crashing on the open shore.

My eyes are like deep, big, black holes trying their best to suck in, pull in, and compute what is going on in the world that surrounds them.

My hands are like the beginning lines of an artist’s first rough draft sketch, filled with stories of where I’ve been and where I’m going.

My fingertips are bold colored markers constantly writing and spreading my message of hope, love, kindness, and positivism for the world to see.

My arms are a shelter protecting and comforting the people I love most.

My skin is the color of a banana pale and soft to the touch.

My heart holds love, kindness, and compassion

That is as pure as the fresh drops of a waterfall.

I live in the midst of a dark and chaotic world

But I gain strength and hope for peace through the love I feel around me

each and every day.

Mao Yang,

Penerjemahan oleh Dedy Tri Riyadi


Mao Yang, adalah gadis berusia duapuluhan yang menderita penyakit Cerebral Palsy. Blognya http://maosinspiration.blogspot.com/ dan https://maoslife.wordpress.com/

Iklan