Puisi Maya Angelou : Saat Kupikirkan Diriku Sendiri

Maya Angelou
Saat Kupikirkan Diriku Sendiri

Saat kupikirkan diriku sendiri,
Aku nyaris mati dalam tawa,
Hidupku satu lakon lucu paling seru,
Tarian seperti orang berjalan
Nyanyian seperti orang berbincang,
Aku tergelak hampir tersedak
Saat kupikirkan diriku sendiri.
Enam puluh tahun lamanya hidup di dunia mereka ini
Anak yang aku bekerja padanya menganggapku anak kecil
Kubalas “Ya, Bu.” agar aku tetap bekerja
Begitu bangga untuk membungkuk
Begitu miskin untuk berhenti,
Aku tergelak sampai perutku nyeri,
Saat kupikirkan diriku sendiri.
Teman-temanku memaksaku membagi diri
Aku terkekeh-kekeh keras sekali
Kisah yang mereka ceritakan, bagai kibulan belaka,
Mereka mekarkan buah,
Sedang kulitnya yang mereka kunyah,
Aku tertawan sampai menangis,
Saat kupikirkan teman-temanku.

Teks asli:

Maya Angelou
When I Think About Myself

When I think about myself,
I almost laugh myself to death,
My life has been one great big joke,
A dance that’s walked
A song that’s spoke,
I laugh so hard I almost choke
When I think about myself.

Sixty years in these folks’ world
The child I works for calls me girl
I say “Yes ma’am” for working’s sake.
Too proud to bend
Too poor to break,
I laugh until my stomach ache,
When I think about myself.

My folks can make me split my side,
I laughed so hard I nearly died,
The tales they tell, sound just like lying,
They grow the fruit,
But eat the rind,
I laugh until I start to crying,
When I think about my folks.

 

Penerjemahan oleh Dedy Tri Riyadi


Maya Angelou, terlahir Marguerite Annie Johnson (4 April 1928 – 28 Mei 2014) adalah penyair, penulis memoar, dan pejuang hak asasi berkebangsaan Amerika. Bukunya yang menjadi tonggak kepenyairannya adalah I Know Why The Caged Bird Sings (1969) yang merupakan otobiografinya sendiri, yang menggambarkan bahwa kecintaan akan sastra dapat mengalahkan rasisme dan mengatasi trauma masa lalu.

Iklan