Sajak Arco Transept

Arco Transept
Ketika Sajak Tersingkir dan Aku Tersungkur
Seperti sungai mengalir
seumur tubuhku
Begitulah kau menggerus
tajam mata kakiku
yang pernah lirih
terjejak ke ulu hatimu;
tempat singgah petualang
yang jauh dari rumah.
Sekejap engkau membah
segala luka usang
yang berbau ke liang
tubuhku; kuala sajak-sajak
yang tak pernah terselami,
Acap luput dari lenganmu
padahal mampu menjangkau pundak-pundak kembara
Tapi basah tubuh ini
akan cengkar oleh hangat
lila yang kubawa
seperjalanan pulang.
Iyakah, arus sungai itu
akan memipis usiaku
seperti pengungsi
yang tersingkir dari mercupada
2017
Iklan