Sajak Gilang Perdana

Gilang Perdana
Empat Kisah dari Laut

“tapi, hanya pertanyaanku tak kembali…”

1

kelak bila laut memulangkan rindu
nyanyian para kelasi di buritan dahulu
tentu masih diingatnya sebagai sebuah sedih
dari konser yang tak ingin ia tonton

2

maka menepilah, wahai jung yang lelah
ribuan mil telah selesai menghitung
jatuh airmatamu; rasa garam yang sama
dengan tangis-tangis yang pernah hanyut

3

di telinga laut, suara tinggal kuyup
semua air adalah kata yang mengungkung
perahumu tak mungkin sampai ke tepi bahasa
yang belum mengenal wujud dermaga

4

tapi badai mana memilih perahu, selain
pada pengungsian yang dikisahkan kitab suci:
adakah ombak yang terlalu tua, bagi pasir
yang selalu gagal menangkap warna biru?

Kleco, 2017


Gilang Pedana, lahir di Solo, 12 November 1987. Pernah menempuh pendidikan di jurusan Ilmu Sejarah, Universitas Sebelas Maret. Penulis tinggal di Solo, menyukai puisi, terobsesi pada keju, takut hewan yang diam-diam merayap di dinding, juga masih jomblo dan tidak berharap segera menikah. Bisa disapa lewat akun Instagram @narasibulanmerah dan blog narasibulanmerah.wordpress.com

Iklan