Sajak Malkan Junaidi – Biarkan

boat-and-sea-shafiq-ur-rehmanMalkan Junaidi
Biarkan

Biarkan aku
Menjadi bagian dari dirimu
Roda yang mengantarmu
Ke tempat-tempat yang kauimpikan
Kaki yang memikul sejarahmu yang riuh dan cemas itu
Dan menjaganya dari kedengkian aspal jalan
Menjadi kaca spion
Tempatmu mengawasi bahaya di setiap
Kelokan masa silam

Biarkan aku
Menjadi bagian dari dirimu
Sofa yang menyerap letih dari tubuhmu
Asap dari rabumu
Racun dari benakmu
Menjadi jendela tempatmu menyaksikan
Li Bai bercinta dengan bulan yang sedang
Mandi di sungai Yangtze

Biarkan kau
Menjadi bagian dari diriku
Tangan yang dengannya
Aku memahat relief di sebuah candi
Pohon zaitun yang senantiasa
Memanggilku untuk berteduh dan istirah
Menjadi baju
Yang padanya ragaku kupasrahkan

Biarkan kau
Menjadi bagian dari diriku
Laut bagi kapalku
Sumur bagi guciku
Tujuh warna tinta bagi kanvasku
Keterjagaan bagi kelelapanku
Izinkan seluruh pertemuan dan perpisahan kita
Menjadi belanga untuk mematangkan cinta dan rindu

2015

 

Malkan Junaidi, penyair asal Blitar. Buku puisinya antara lain Lidah Bulan (2011), Di Bawah Cahaya yang Terpancar dari Ingatan Terhadapmu (2016).

 

 

Iklan