Mustafa Ismail – Jembatan Besi

Mustafa Ismail
JEMBATAN BESI

dia lelaki jagal, bisikmu malam itu,
sambil menidurkan si kecil di tengah reruntuhan

ada banyak wanita berjaga, sambil merajut
kain sobek dan selimut berantakan

kita salah memilih orang: memelihara
harimau, maka menerkamlah ia

dinding roboh, atap ambruk, dan hidup
membeku, berbaris sebagai batu nisan

kau menanamnya sebelum kematian

Pamulang, 2 September 2003

 

Mustafa Ismail lahir di Aceh, 25 Agustus 1971. Menulis puisi, cerpen, esai dan resensi buku sejak 1991. Antologi puisi yang memuat karyanya antara lain: Banda Aceh (1993), Mimbar Penyair Abad 21 (1996), Bisikan Kata, Teriakan Kota (2003), Ziarah Ombak (2005), dll. Sejak 1997, bekerja dan tinggal di Jakarta.

Iklan