Sajak Nanang Suryadi: Gulali Itu Pinurbo

Nanang Suryadi
GULALI ITU PINURBO

di pasar malam bapak membeli gulali, tapi dia ingat nenek tak lagi bergigi. di makam, gumamnya, “ibu, aku rindu sekali.”

tapi sesobek pamflet berujar: jangan menyalahkan gulali, jika gigimu berlubang lagi. Jangan menyalahkan sepi jika rindumu berulang lagi.

Iklan